Berisi "Dark Jokes" hingga Kisah Emosional, Simak 5 Fakta Menarik Film Tinggal Meninggal
RSI.com - Film Tinggal Meninggal menjadi salah satu judul yang paling menyita perhatian di jajaran film Indonesia terbaru. Dengan ide cerita yang tak lazim, film ini menghadirkan perpaduan antara humor gelap, satire sosial dan sentuhan emosional yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Bukan tanpa alasan, film ini patut masuk daftar tontonan di akhir pekan.
Film yang tayang perdana pada 14 Agustus 2025 lalu ini telah tayang di layanan streaming berbayar, Netflix pada 1 Januari 2026.
Ingin tahu lebih banyak tentang film Tinggal Meninggal? Berikut lima fakta menarik dari film Tinggal Meninggal yang membuatnya layak dinantikan, yang dirangkum BeritaNasional.
1. Debut Kristo Immanuel sebagai sutradara film layar lebar
Tinggal Meninggal menjadi debut Kristo Immanuel sebagai sutradara film layar lebar. Awal dikenal lewat konten komedi dan gaya iseng-nya, Kristo mampu mengolah ide tersebut menjadi cerita yang lebih matang, sarat makna, namun tetap terasa segar dan relevan.
2. Konsep promosi yang tak biasa
Alih-alih mengikuti pola promosi konvensional, Tinggal Meninggal memilih pendekatan berbeda. Dalam acara press screening, para pemain dan kru justru bergantian melontarkan pertanyaan kepada jurnalis, menciptakan suasana diskusi yang lebih akrab dan reflektif yang turut menaikkan promosi film ini.
3. Mengusung "dark jokes" dengan kritik sosial
Film ini bermain di ranah dark jokes atau komedi gelap yang dipadukan dengan sindiran tajam. Isu tentang kesepian, keinginan untuk diakui, hingga ironi kehidupan di era media sosial diangkat dengan cara yang jenaka sekaligus mengusik perasaan.
4. Cerita lahir dari pengalaman personal
Cerita besar dalam film ini terinspirasi dari pengalaman masa kecil Kristo Immanuel saat rencananya pindah sekolah batal karena neneknya meninggal dunia. Respons orang-orang di sekitarnya kala itu memunculkan perenungan tentang rasa kesepian dan kebutuhan manusia untuk mendapat perhatian.
5. Poster film sarat makna simbolik
Poster resmi film ini menampilkan Omara Esteghlal berdiri di tengah deretan “makam” yang disimbolkan oleh tumpukan kardus. Selain poster yang dibuat anti mainstream, visual tersebut menjadi kritik halus terhadap budaya pencitraan dan cara masyarakat memaknai duka di ruang digital.
Dengan pendekatan cerita yang berani, visual yang penuh simbol, dark jokes, serta pesan sosial yang relevan, Tinggal Meninggal hadir sebagai tontonan yang bukan hanya menghibur, tetapi juga mengajak penonton berpikir. Film ini menawarkan pengalaman menonton yang berbeda, membuat tawa terasa getir dan meninggalkan kesan yang melekat di hati dan pikiran. Happy watching!
Sumber: beritanasional.com
