Masjid Agung An-Nur Pare-Kediri: Pusat Kegiatan Umat yang Representatif dan Nyaman
RSI.com - Kediri - Masjid Agung An-Nur Pare dibangun oleh Pemkab Kediri tahun 1975 di lokasi strategis Jl. Matahari, Tulungrejo. Arsitektur uniknya memadukan gaya Jawa (atap tajug piramid) dan modern (kaca transparan) hasil rancangan arsitek Amerika Serikat, John Portman, yang membawanya meraih penghargaan internasional.
Masjid diresmikan pada tahun 2004 dan menjadi masjid terbesar di Kabupaten Kediri. Bangunan beratap tajug dan joglo itu, konon, telah dikenal sejak masa Kerajaan Kahuripan dan Doho.
Atap piramid dari kaca dirancang agar bersinar seperti namanya ("An-Nur" berarti cahaya), Sedangkan asal nama An-Nur diambil dari Kyai Nurwahid, seorang pejuang Islam yang dimakamkan di Tulungrejo, Pare.
Masjid Agung An-Nur Pare yang menjadi ikon Kediri dan sudah direvitalisasi ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan umat yang representatif dan nyaman bagi seluruh warga Kabupaten Kediri.
Redaksi
