20 Januari Memperingati Hari Penerimaan Internasional, Ini Sejarah dan Maknanya
RSI.com - Tanggal 20 Januari diperingati sebagai Hari Penerimaan Internasional atau International Day of Acceptance.
Peringatan ini menjadi momentum global untuk menumbuhkan sikap saling menerima, khususnya terhadap penyandang disabilitas, sekaligus mengingatkan pentingnya inklusi dalam kehidupan sosial.
Hari ini bukan sekadar simbol, melainkan ajakan untuk membangun empati dan menghargai setiap individu apa adanya, tanpa memandang perbedaan fisik maupun keterbatasan tertentu.
Sejarah Hari Penerimaan Internasional
Hari Penerimaan Internasional berawal dari kisah inspiratif Annie Hopkins, seorang aktivis disabilitas yang menciptakan gerakan 3E Love. Gerakan ini membawa pesan sederhana namun kuat: cinta, penerimaan, dan kesetaraan bagi semua orang.
Peringatan Hari Penerimaan Internasional pertama kali digagas pada 2010, bertepatan dengan satu tahun wafatnya Annie Hopkins.
Keluarganya, bersama sang kakak Stevie Hopkins, kemudian menetapkan tanggal 20 Januari sebagai hari tahunan untuk mengenang perjuangan Annie sekaligus melanjutkan nilai-nilai yang ia perjuangkan.
Sejak saat itu, peringatan ini berkembang menjadi gerakan global yang diikuti oleh berbagai komunitas, organisasi, dan individu di seluruh dunia.
Makna Hari Penerimaan Internasional
Makna utama Hari Penerimaan Internasional adalah penerimaan sosial terhadap penyandang disabilitas. Hari ini mengajak masyarakat untuk melihat disabilitas bukan sebagai kekurangan, melainkan bagian dari keberagaman manusia.
Penerimaan berarti menghargai perbedaan tanpa mencoba mengubah atau menghilangkannya. Nilai ini menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang inklusif, setara, dan bebas dari diskriminasi.
Simbol 3E Love, berupa ikon kursi roda berbentuk hati, menjadi representasi kuat dari cinta, inklusi, dan hak asasi manusia. Simbol ini menegaskan bahwa setiap individu berhak diterima dan dihormati.
Cara Memperingati Hari Penerimaan Internasional
Hari Penerimaan Internasional dapat diperingati dengan berbagai cara sederhana namun bermakna, antara lain:
1. Menyebarkan Simbol Penerimaan
Menggunakan atau membagikan logo 3E Love sebagai bentuk dukungan terhadap inklusi dan kesetaraan.
2. Kampanye Media Sosial
Mengganti foto profil atau membagikan pesan tentang pentingnya penerimaan dan empati terhadap penyandang disabilitas.
3. Edukasi dan Diskusi
Mengikuti atau mengadakan diskusi tentang disabilitas, inklusi sosial, dan hak-hak penyandang disabilitas.
4. Membangun Sikap Inklusif Sehari-hari
Menerapkan nilai penerimaan dalam kehidupan nyata, baik di lingkungan kerja, sekolah, maupun masyarakat.
Hari Penerimaan Internasional setiap 20 Januari menjadi pengingat bahwa dunia yang lebih baik dimulai dari sikap saling menerima. Dengan menghargai perbedaan dan merangkul keberagaman, visi Annie Hopkins tentang dunia yang inklusif dan penuh cinta dapat terus hidup.
Sumber: beritanasional.com
