Asal-usul Hari Komitmen 1 Januari: Dari Tradisi Mesopotamia hingga Jadi Simbol Cinta
RSI.com - Hari Komitmen (Commitment Day) yang jatuh setiap 1 Januari menjadi pengingat untuk meneguhkan niat terhadap hal-hal penting dalam hidup.
Komitmen tidak hanya tentang hubungan dengan pasangan, tetapi juga tentang kesungguhan pada keluarga, tujuan hidup, karier, hingga upaya memperbaiki kualitas diri.
Sejak zaman dahulu, komitmen telah menjadi dasar terbentuknya kepercayaan dan hubungan antarmanusia.
Sejarah Hari Komitmen
Makna komitmen tidak bisa dilepaskan dari sejarah pernikahan yang sejak lama dianggap sebagai ikatan paling serius antara dua individu.
Catatan sejarah menunjukkan bahwa upacara pernikahan telah dikenal sejak ribuan tahun lalu, tepatnya sekitar 2350 SM di wilayah Mesopotamia. Namun, pada masa itu pernikahan lebih sering didasari kepentingan sosial, politik, dan ekonomi, bukan karena cinta.
Dalam peradaban kuno seperti Ibrani, Yunani, dan Romawi, posisi perempuan dalam pernikahan masih sangat terbatas. Perubahan mulai terjadi ketika peran gereja semakin kuat dan persetujuan kedua mempelai menjadi syarat utama sahnya pernikahan.
Memasuki akhir abad ke-18 hingga awal abad ke-19, revolusi sosial dan perkembangan industri memberi kebebasan bagi individu untuk memilih pasangan hidup berdasarkan perasaan cinta dan kesediaan berkomitmen.
Sejak saat itu, makna komitmen pun meluas, tidak hanya soal pernikahan, tetapi juga pilihan hidup. Hari Komitmen kemudian mulai diperingati sejak 1960 sebagai bagian dari semangat resolusi tahun baru.
Cara Merayakan Hari Komitmen
Hari Komitmen bisa dirayakan dengan langkah-langkah sederhana yang berdampak nyata. Salah satunya dengan mulai menerapkan pola hidup lebih sehat, seperti rutin berolahraga, mengatur pola makan, atau meninggalkan kebiasaan yang merugikan kesehatan.
Selain itu, momen ini dapat dimanfaatkan untuk mempererat hubungan dengan orang-orang terdekat. Menghabiskan waktu berkualitas bersama pasangan, keluarga, atau sahabat menjadi bentuk komitmen dalam menjaga hubungan.
Tak kalah penting, Hari Komitmen juga bisa dijadikan titik awal untuk mewujudkan rencana yang selama ini tertunda, baik belajar hal baru, mengembangkan kemampuan, maupun mengejar tujuan pribadi yang lebih baik.
Sumber: beritanasional.com
