Mengenal Sejarah Hari Amal Bhakti Kemenag 3 Januari: Dari Usul M. Yamin hingga Jadi Tonggak Kerukunan
RSI.com - Setiap 3 Januari, Indonesia memperingati Hari Amal Bhakti Kementerian Agama RI yang bertepatan dengan hari berdirinya Kementerian Agama pada 3 Januari 1946.
Dilansir dari situs resmi Kementerian Agama (Kemenag) RI, lembaga ini pertama kali dipimpin oleh H. Mohammad Rasjidi dan dibentuk untuk menjamin kehidupan beragama yang rukun di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk.
Sejarah Berdirinya Kementerian Agama
Gagasan pembentukan Kementerian Agama berawal dari usulan Muhammad Yamin dalam rapat BPUPKI pada 11 Juli 1945. Meski sempat menghadapi dinamika politik pada awal kemerdekaan, Kementerian Agama akhirnya resmi dibentuk melalui Penetapan Pemerintah No. 1/S.D. tertanggal 3 Januari 1946 dan masuk dalam Kabinet Sjahrir II dengan nama Departemen Agama.
Pada 1980, peringatan hari lahirnya resmi disebut sebagai Hari Amal Bhakti, seiring perubahan nomenklatur menjadi Kementerian Agama.
Makna dan Peringatan Hari Amal Bhakti
Hari Amal Bhakti diperingati setiap 3 Januari untuk mengenang berdirinya Kementerian Agama Republik Indonesia pada 1946.
Momentum ini menjadi refleksi atas peran Kemenag dalam menjaga kerukunan umat beragama, memperkuat pendidikan keagamaan, serta membimbing kehidupan religius masyarakat di tengah keberagaman bangsa.
Memasuki peringatan ke-80 pada 2026, Hari Amal Bhakti Kemenag mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju.”
Tema ini menegaskan pentingnya persatuan dan kolaborasi lintas umat beragama sebagai fondasi pembangunan nasional, yang diwujudkan melalui berbagai kegiatan seperti upacara, doa bersama, serta aksi sosial sebagai bentuk pengabdian berkelanjutan kepada masyarakat.
Sumber: beritanasional.com
